Aturan backpass ke kiper yang sering membingungkan pemula.

Aturan Backpass Kiper: Mengapa Kiper Tidak Boleh Menangkap Bola?

Dalam sepak bola modern, peran penjaga gawang (kiper) tidak hanya menahan bola, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan serangan. Namun, seringkali pemula atau bahkan pemain muda bingung: “Kapan kiper boleh menangkap bola, dan kapan tidak?”.

Aturan ini dikenal sebagai Aturan Backpass (Umpan Balik). Jika salah memahaminya, tim Anda bisa dihukum tendangan bebas tidak langsung di dalam kotak penalti! Berikut panduan lengkapnya.

Apa Itu Aturan Backpass?

Aturan backpass melarang penjaga gawang menangkap bola dengan tangan di dalam kotak penalti, setelah menerima umpan sengaja dari rekan setim menggunakan kaki.

Aturan ini diberlakukan oleh FIFA sejak tahun 1992 untuk mempercepat permainan dan mencegah tim mengulur waktu dengan terus-menerus mengoper bola ke kiper.

Situasi di Mana Kiper TIDAK BOLEH Menangkap Bola

Kiper tidak boleh menangkap bola (menggunakan tangan) jika:

  1. Operan Kaki yang Sengaja: Rekan setim menendang bola secara sengaja ke arah kiper.
  2. Lemparan ke Dalam (Throw-in): Rekan setim melakukan lemparan ke dalam langsung ke arah kiper.

Sanksi: Jika kiper menangkap bola dalam situasi ini, wasit akan memberikan Tendangan Bebas Tidak Langsung untuk tim lawan di lokasi kiper menyentuh bola.

Situasi di Mana Kiper BOLEH Menangkap Bola

Kiper masih diperbolehkan menggunakan tangan dalam kondisi berikut:

  1. Umpan Kepala/Dada: Rekan setim mengoper menggunakan kepala, dada, atau lutut.
  2. Bola Tidak Sengaja (Deflection): Bola berbelok arah tanpa disengaja (misal: tekel lawan yang memantulkan bola ke arah kiper).
  3. Lawan Menyentuh Bola: Bola sudah disentuh atau mengenai pemain lawan sebelum sampai ke kiper.

Mengapa Aturan Ini Sering Membingungkan?

  • Definisi “Sengaja”: Pemula sering bingung membedakan antara operan kaki yang disengaja dan bola muntah. Jika kaki rekan setim digunakan untuk menendang bola (bukan memblok tendangan lawan), itu dianggap sengaja.
  • Backpass Dada/Kepala vs Kaki: Sering terjadi pemain panik lalu menendang bola ke kiper, bukan menanduknya.
  • Perbedaan Futsal: Di futsal, aturan backpass jauh lebih ketat (bola tidak boleh menyentuh rekan tim lagi sebelum melewati garis tengah atau disentuh lawan).

Kesimpulan untuk Pemula

Jika Anda seorang bek, selalu gunakan kepala atau dada jika ingin memberikan bola kembali ke kiper. Jika Anda kiper, gunakan kaki Anda untuk mengontrol bola backpass dari kaki rekan setim.

Memahami aturan ini penting untuk menghindari indirect free kick berbahaya di depan gawang sendiri!

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *